Persiapan Borobudur Marathon 2023: Antusiasme Tinggi dari Pelari Lokal dan Internasional

AKURAT.CO, Ribuan pelari bakal memeriahkan event Borobudur Marathon 2023 pada 19 November 2023 mendatang. Ditargetkan, jumlah pelari mencapai 10 ribu orang.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, event Borobudur Marathon yang akan diselenggarakan kali ketujuh ini, tak hanya membawa nama baik Magelang ataupun Jawa Tengah, tapi juga membawa nama baik Indonesia. Sebab, banyak pelari yang luar negeri yang akan ikut perhelatan tersebut.
“Dari tahun ke tahun, kita harapkan event ini akan semakin baik, dan tarafnya akan terus kita tingkatkan,” kata Nana, seusai menerima audiensi Yayasan Borobudur Marathon dan Kompas Group di kantornya, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga: Tim PKM USM Kenalkan Temuan Pipa Resapan Horizontal di Thailand
Dia membeberkan, semua persiapan untuk event Borobudur Marathon sudah dilakukan. Mulai dari promosi, venue, akomodasi, hingga keamanan. Untuk penginapan, Magelang mampu menampung hingga 85,5 persen kebutuhan. Sedangkan sisanya diperkirakan akan ada yang menginap sampai Yogyakarta.
Sementara itu, Wakil General Manager Event Borobudur Marathon, Budhi Sarwiadhi mengatakan, Borobudur Marathon terbagi dalam tiga race, yakni 10 K, half marathon (21 K), dan marathon (42 K). Racer terbanyak ada di kategori half marathon, kurang lebih sebanyak 4.500 orang.
Budi menilai, minat pelari di half marathon cukup besar, karena mereka bisa membagi waktu, antara mengikuti event lari dan berwisata.
Baca Juga: Drama Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah: Persiku Kudus dan PSDB Demak Berjaya
Untuk komposisi asal pelarinya, kata Budi, sebagian besar berasal dari luar Jawa Tengah, yakni sebesar 73 persen. Pelari dari Jawa Tengah hanya 27 persen. Strategi itu dilakukan agar perputaran ekonomi dari Borobudur Marathon lebih tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





