AKURAT.CO, PSIS Semarang mengumumkan pelepasan gelandang mereka, Luthfi Kamal, ke klub Liga 1 lain dalam bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2023/24.
Keputusan ini diambil setelah Kamal meminta dilepas untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain.
Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, menyatakan, melepas pemain tersebut.
"Hari ini kami mengumumkan pelepasan Luthfi Kamal. Karena menit bermain yang kurang, Luthfi meminta dilepas untuk mengejar menit bermain di klub lain. Kami memutuskan melepaskannya dengan biaya transfer ke klub Liga 1 lain, yang akan diumumkan oleh klub tersebut." ujarnya, Selasa (7/11/2023).
Yoyok Sukawi juga menyampaikan rasa terima kasih manajemen PSIS atas dedikasi Kamal selama satu tahun terakhir.
Menanggapi posisi yang kosong setelah kepergian Kamal, Sukawi mengungkapkan bahwa manajemen bersama tim pelatih dan tim scouting PSIS tengah berkoordinasi untuk menentukan pemain pengganti.
"Kami sedang mematangkan pilihan pemain untuk posisi gelandang dan striker. Kami akan segera mengumumkan pemain baru setelah semua proses rekrutmen selesai," tutup Sukawi.
PSIS Semarang, dengan strategi transfer ini, menunjukkan komitmen mereka untuk mempertahankan performa tim sambil memastikan pemain mendapatkan waktu bermain yang dibutuhkan untuk mengembangkan karir mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








