Presiden Jokowi dan Prabowo Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

AKURAT.CO, Dalam sebuah tindakan kemanusiaan yang menunjukkan solidaritas Indonesia, Presiden Joko Widodo, bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan pejabat tinggi lainnya, melepas konvoi bantuan kemanusiaan ke Palestina dari Lanud Halim Perdanakusuma.
Pagi ini pukul 08.43 WIB, rombongan presiden disambut oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun, sebelum melepas 51,5 ton bantuan yang akan dikirim ke Gaza melalui Bandara El Arish, Mesir.
Presiden Jokowi menekankan pentingnya bantuan yang terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya ini sebagai wujud nyata kepedulian Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.
Baca Juga: Bersatu untuk Menang: Ganjar Garisbawahi Pentingnya Taat Konstitusi dalam Pemilu
“Pagi yang berkah ini menjadi saksi bisu atas kepedulian Indonesia terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Jokowi.
“Ini adalah tahap pertama bantuan kita, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi rakyat Gaza.”
Tiga pesawat yang digunakan untuk pengiriman ini, termasuk dua Hercules C-130 dari TNI AU, akan memastikan bantuan sampai dengan selamat dan cepat. Penyaluran bantuan akan bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Mesir, UNRWA, dan ICRC untuk menjangkau mereka yang terdampak di Gaza.
Kehadiran para pejabat tinggi TNI-Polri seperti Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit, serta pimpinan angkatan bersenjata, menandakan dukungan penuh institusi negara terhadap misi kemanusiaan ini.
"Kami tidak akan tinggal diam menyaksikan saudara-saudara kita menderita. Dukungan ini adalah simbol dari solidaritas bangsa Indonesia," tandas Presiden Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







