Jateng

Mbak Ita Laporkan Kebakaran di TPA Jatibarang Padam Akibat Hujan

Afri Rismoko | 14 Oktober 2023, 16:43 WIB
Mbak Ita Laporkan Kebakaran di TPA Jatibarang Padam Akibat Hujan

 

 

AKURAT.CO, Hujan turun merata di sejumlah wilayah di Kota Semarang sejak Jum'at malam (13/10/2023) pukul 21.00 WIB. 

Dampaknya, kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang padam total.

Walikota Semarang Hevearita G Rahayu melaporkan kebakaran yang terjadi hingga seluruh zona TPA Jatibarang seluas tujuh hektar saat ini berangsur padam. 

“Alhamdulillah tidak hanya TPA Jatibarang saja tapi seluruh Kota Semarang. Dan memang tidak terlalu lama sekitar dua jam tapi itu anugrah sekali. Dan saya tadi pagi cek di TPA Jatibarang ini sudah tidak ada asap lagi dan titik-titik api lagi dan semoga begitu seterusnya,” ujar kepada awak media, Sabtu (14/10/2023). 

Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan Gudang Rosok di Jalan Untung Suropati Semarang

Mbak Ita sapaan akrabnya juga merasakan kesejukan setelah hujan turun. Kondisi ini juga membuat cuaca di TPA Jatibarang tidak terlalu panas. Ita mengakui, keberkahan ini adalah upaya Salat Istiskah yang dilakukan di Lapangan Kedungpane beberapa waktu lalu. 

“Tentu itu merupakan salah satu upaya yang kita lakukan bagaimana salah satunya mendinginkan Jatibarang,” jelasnya. 

Meski telah aman dari kobaran api, Mbak Ita meminta Damkar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk terus memantau keadaan TPA Jatibarang. Ia meminta petugas untuk standby di lokasi untuk mengantisipasi jika timbul titik api. 

Baca Juga: Dinilai Sukses, Jabar dan Sumatra Utara Ingin Replika SMKN Jateng

“Saya juga sudah minta sama Damkar dan DLH untuk berapa sehari sekali jam 11 atau 14 untuk disiram agar ngademin wilayah Jatibarang,” tuturnya. 

Sementara itu, Mbak Ita juga akan memberikan sosialisasi kepada warga setempat agar mematuhi peraturan yang telah ditentukan. Selain untuk mencegah terjadinya kebakaran yang serupa, koordinasi itu juga diharapkan membuat kawasan Jatibarang bisa tertata. 

“Dan besok minggu akan ada sosilasiasi kepada penghuni, peternak dan pemulung untuk mematuhi aturan yang ada intinya mengingatkan karena TPA ini objek vital. Apalagi TPA banyak terbakar salah satunya TPA di Denpasar dan Lampung sehingga water bombing sudah kesana. Tapi ini saya juga minta satu minggu masih ada piket Damkar untuk standby disana,” imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A