Pemkab Boyolali Rampungkan Pembangunan Kawasan Wisata Religi, Lokasi di Eks Pasar Hewan Singkil

AKURAT.CO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) sedang merampungkan Pembangunan Kawasan Wisata Religi.
Bertempat di eks Pasar Hewan Singkil seluas tiga hektar, sudah dimulai tahan pembangunan pada tahun 2021.
Di tempat tersebut akan dibangun beberapa bangunan yang menggambarkan rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Siapkan Anggaran 77 Milyar, Pemkab Kebumen Terus Lakukan Pembangunan Jalan dan Jembatan
Sampai saat ini pembangunan sudah mencapai 90 persen.
Bupati Boyolali, M. Said Hidayat berkesempatan memonitoring lokasi bersama jajaran dinas terkait pada Jumat (25/08/2023).
Senada, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Boyolali, Yovi Hardianto menjelaskan bahwa Kawasan Wisata Religi akan dilengkapi dengan miniatur Ka’bah, replika area Sa’i, replika Masjid Nabawi, padang Arafah, Jabal Rahmah, dan sebagainya.
Baca Juga: PKK Ormawa HMPS Geografi UMP Canangkan Desa Tangguh Bencana
“Lahan ini dulunya merupakan Pasar Hewan Singkil yang nanti di dalamnya akan dibangun beberapa bangunan yang menggambarkan rangkaian ibadah haji baik di Mekah atau di Madinah. Sehingga nanti dapat dimanfaatkan untuk kegiatan manasik haji,” ungkapnya.
Dilanjutkan olehnya, pada tahun 2021, mengawali pembangunan dengan mengalokasikan anggaran Rp 925 juta untuk penataan lahan.
Kemudian pada tahun 2022, Pemkab Boyolali mengalokasikan anggaran Rp 2,8 Miliar untuk pembangunan replika area Sa’i.
Baca Juga: Mengenal 4 Tugas Legal Officer Sebagai Perpanjangan Tangan Perusahaan
“Dan pada tahun ini 2023 Pemerintah Kabupaten Boyolali kembali mengalokasikan anggaran 21 Miliar yang terdiri dari lima paket,” ujarnya.
Kelima paket tersebut antara lain, pembangunan Gedung Miniatur Ka’bah senilai Rp 3,2 Miliar, pembangunan Gedung Auditorium dan Masjid Nabawi senilai Rp 3,6 Miliar, pembangunan Kios senilai Rp 5,7 Miliar, pembangunan fasilitas pendukung berupa area ticketing senilai Rp 2,3 Miliar dan Pembangunan Sarana Prasarana pendukung lainnya senilai Rp 6 Miliar.
"Harapannya nanti seluruh pekerjaan ini bisa selesai pada akhir bulan September 2023," pungkasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




