Meniru Alam: Kestabilan Kepala Ayam dan Burung Ternyata Menjadi Inspirasi Teknologi Stabilizer

JATENG.AKURAT.CO, Stabilizer berfungsi menyeimbangkan kamera, menjaga hasil gambar tetap stabil meskipun kamera mengalami banyak gerakan yang mengguncang. Alhasil, gambar yang dihasilkan tetap halus dan stabil.
Namun, tahukah Anda bahwa inspirasi pembuatan stabilizer ternyata berasal dari kepala ayam?
Ya, beberapa kamera mahal dengan stabilizer canggih terinspirasi langsung dari fenomena alam ini.
Kepala ayam tetap stabil meskipun tubuhnya bergerak dengan cepat.
Fakta mengejutkan ini menunjukkan bahwa ayam memiliki kemampuan luar biasa untuk menstabilkan kepalanya.
Baca Juga: Baladewa Merapat! Dewa 19 Bakal Manggung di Jepara 13 September 2024 Konser Mistikus Cinta
Ternyata, bukan hanya ayam saja, tetapi kebanyakan burung juga memiliki kemampuan kestabilan kepala yang serupa.
Menurut Barrie J. Frost dalam Bird Head Stabilization (2013), kepala burung dirancang untuk terkunci pada gravitasi atau terpaku di tempat sehingga tidak bergerak bersamaan dengan tubuhnya.
Kestabilan ini penting bagi burung agar penglihatannya tetap tidak terganggu saat berjalan, berlari, melompat, terbang, mendarat, dan bertengger.
Lebih lanjut, Leslie M. Theunisse dan Nikolaus F. Troje dalam Head Stabilization in the Pigeon: Role of Vision to Correct for Translational and Rotational Disturbances (2017) menyebutkan bahwa stabilisasi kepala hewan adalah kunci untuk mempertahankan gambar yang stabil di retina walaupun tubuh mengalami gerakan.
Kemampuan ini dihasilkan oleh kerja sistem vestibular yang terletak di telinga bagian dalam burung.
Ketika baru menetas, anak ayam belum bisa menstabilkan kepalanya.
Kemampuan ini berkembang seiring dengan perkembangan kerja sama antara sistem vestibular dan sistem proprioseptif.
Sistem vestibular bertanggung jawab untuk mendeteksi perubahan posisi dan gerakan kepala, sedangkan sistem proprioseptif membantu merasakan posisi tubuh.
Studi-studi ini menunjukkan bahwa kestabilan kepala pada burung bukan hanya fenomena menarik tetapi juga sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka.
Dengan memahami bagaimana burung menstabilkan kepala mereka, para insinyur dan ilmuwan dapat mengembangkan teknologi stabilizer yang lebih baik dan lebih efisien untuk kamera.
Inovasi ini menunjukkan betapa banyak yang dapat kita pelajari dari alam untuk mengembangkan teknologi canggih yang membantu memudahkan kehidupan kita sehari-hari.
Jadi, saat Anda menggunakan kamera dengan stabilizer, ingatlah bahwa teknologi tersebut mungkin terinspirasi dari sesuatu yang sesederhana namun luar biasa seperti kepala ayam.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








