Terbongkar! Ada Beberapa Fakta Unik di Balik Kemegahan Peradaban Mesir Kuno yang Jarang Diketahui Banyak Orang Hingga Sekarang

JATENG.AKURAT.CO, Peradaban Mesir Kuno telah memikat imajinasi kita selama berabad-abad dengan kekayaan sejarah, kebudayaan, dan peninggalan arkeologisnya yang spektakuler.
Namun, di antara sorotan terangnya, terdapat sejumlah fakta unik yang mungkin belum banyak orang ketahui, bahkan dari buku sejarah sekalipun.
Mari kita gali lebih dalam beberapa fakta unik yang ada di kehidupan dan budaya masyarakat Mesir Kuno yang jarang diketahui banyak orang dan tidak tercatat di buku sejarah:
Tradisi Khitan pada Era Mesir Kuno:
Khitan, atau sunat, bukanlah praktik eksklusif dari agama atau budaya tertentu.
Pada masa Mesir Kuno, para pendeta dan bangsawan diwajibkan menjalani khitan sebagai bentuk penyucian diri di hadapan para dewa.
Pembangunan Piramida oleh Pekerja Profesional:
Berbeda dengan kepercayaan umum, piramida tidak dibangun oleh budak.
Mereka dibangun oleh para pekerja konstruksi, seniman, dan arsitek yang bangga dengan karya mereka.
Salah satu arsitek Mesir terbesar adalah Imhotep, yang juga merupakan pendeta Ra dan penasihat raja.
Kucing sebagai Hewan Suci:
Kucing dihormati sebagai hewan suci di Mesir Kuno, dipuja sebagai simbol kesuburan, femininitas, dan kecantikan.
Membunuh kucing, bahkan tidak sengaja, bisa berakibat pada hukuman mati.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga 3 Nasional Babak 32 Besar Tim Perwakilan Jateng, Minggu 12 Mei 2024
Kucing Ras Asli Mesir:
Egyptian Mau adalah salah satu ras kucing asli Mesir yang memiliki DNA murni yang dapat ditelusuri hingga ribuan tahun yang lalu.
Pertempuran Pelusium:
Bangsa Mesir pernah kalah perang karena kucing.
Pada Pertempuran Pelusium, raja Cambyses II dari Persia memanfaatkan kegemaran Mesir pada kucing sebagai strategi untuk mengalahkan pasukan firaun.
Izin Cuti untuk Mengurus Rumah:
Para pria Mesir Kuno bisa mengambil cuti kerja untuk mengurus rumah saat istri dan anak perempuan mereka sedang menstruasi.
Pembayaran Pekerja dengan Roti dan Bir:
Para pekerja konstruksi biasanya dibayar dengan roti dan bir setiap hari selama pembangunan piramida atau istana.
Pemberian Bir kepada Pekerja:
Selama pembangunan piramida Giza, pekerja mendapatkan jatah bir setiap hari sebagai tambahan nutrisi dan penyegar.
Penghargaan terhadap Orang Kerdil:
Orang kerdil dianggap sebagai berkat dari para dewa di Mesir Kuno dan mendapat posisi tinggi dalam masyarakat.
Perjanjian Damai Ramses II dan Hattusilli III:
Salah satu perjanjian damai tertua di dunia dibuat antara Ramses II dari Mesir dan Hattusilli III dari Kekaisaran Hittite.
Kedudukan Perempuan di Mesir Kuno:
Para perempuan Mesir Kuno memiliki kebebasan dan posisi setara dengan pria, termasuk hak untuk memiliki tanah sendiri dan mengelola bisnis.
Spesialisasi dalam Pengobatan:
Dokter Mesir Kuno sudah mengenal spesialisasi dalam pengobatan, dan masyarakat dapat berobat gratis karena dokter-dokter tersebut digaji oleh para firaun.
Penggunaan Make Up dan Kontrasepsi:
Baik pria maupun wanita Mesir Kuno menggunakan make up untuk keperluan estetik dan perlindungan. Masyarakat juga sudah mengenal kontrasepsi.
Dengan mengungkap fakta unik ini, kita dapat memahami lebih dalam tentang kehidupan sehari-hari dan budaya yang mengagumkan dari peradaban Mesir Kuno.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal





