Jateng

Baca Niat jadi Syarat Sah Puasa Ramadhan, Segera Baca Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh agar Tidak Batal Akibat Lupa Baca Niat

Arixc Ardana | 10 Maret 2024, 19:23 WIB
Baca Niat jadi Syarat Sah Puasa Ramadhan, Segera Baca Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh agar Tidak Batal Akibat Lupa Baca Niat

AKURAT.CO, Niat Puasa jadi Syarat Sah Puasa Ramadhan, Segera Baca Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh agar Tidak Batal Akibat Lupa Baca Niat

Sebelum memulai puasa di bulan Ramadhan, penting untuk tidak lupa membaca niat terlebih dahulu.

Niat menjadi syarat sah dan rukun dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, untuk itu wajib dibaca sebelum menjalankan ibadah bagi umat Muslim tersebut

Baca Juga: Apakah Ciuman Dapat Membatalkan Puasa? Hukum Berciuman bagi Suami Istri Saat Puasa Ramadhan, Simak Lengkap

Dalam Islam, ada ketentuan mengenai membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh.

Dilansir dari NU Online, terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai hal ini.

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH A Idris Marzuqi, di dalam karyanya Sabil al-Huda yang berisikan himpunan wadhifah dan amaliyah menegaskan:

“Untuk berjaga-jaga agar puasa tetap sah ketika suatu saat lupa niat, sebaiknya pada hari pertama bulan Ramadhan berniat taqlid (mengikut) pada Imam Malik; yang memperbolehkan niat puasa Ramadhan hanya pada permulaan saja.

Dan adanya cara tersebut bukan berarti membuat kita tidak perlu lagi niat di setiap harinya; tetapi cukup hanya sebagai jalan keluar ketika benar-benar lupa,” (KH. A. Idris Marzuqi, Sabil al-Huda, hal. 51).

Baca Juga: Informasi Seputar Gaya Hidup Sehat: Mengatasi Kekhawatiran Olahraga Saat Puasa, Fakta dan Tips yang Berguna

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh

Di dalam kitab tersebut, ulama dari Kediri, Jawa Timur, ini mencontohkan lafaz niatnya sebagai berikut:  

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

 Nawaitu shauma syahri Ramadhan hadzihissanati taqlidan lil-imami Malikin fardan lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya berniat puasa seluruh bulan Ramadhan tahun ini mengikuti Imam Malik sebagai kewajiban kepada Allah Ta'ala.”

Baca Juga: Informasi Seputar Tips Ramadhan: Tips Agar Mampu Menjaga Emosi, Tubuh, dan Pencernaan Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Ulama dari Kediri, Jawa Timur itu juga mencontohkan lafaz niatnya sebagai berikut:‎

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu sawma jami'i shahri Ramadhan hadhihissanati taqlidan lil-imami Malikin fardan lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya berniat puasa seluruh bulan Ramadhan tahun ini mengikuti Imam Malik sebagai kewajiban kepada Allah Ta'ala.”

Kendati telah membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh, tetap dianjurkan untuk membaca niat di hari-hari berikutnya.

Berikut bacaan niat puasa yang dibaca setiap malam, bisa seusai salat isya atau tawarih 

Bisa juga dibaca seusai sahur

Baca Juga: Informasi Seputar Gaya Hidup Sehat: 6 Tips Mengatasi Masalah Lambung Saat Puasa

Niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala"

***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.