Mengungkap Kelemahan Hayabusa: 5 Hero Counter Terbaik di Mobile Legend

AKURAT.CO Game, Mobile Legends, game populer dengan jutaan pemain di seluruh dunia, menampilkan sejumlah hero dengan kemampuan mobilitas tinggi yang sulit untuk dihentikan.
Kemampuan ini menjadi momok bagi hero mage dan marksman yang sering kali tidak dilengkapi dengan build equipment defense yang memadai.
Salah satu hero yang sangat mengerikan dengan mobilitas tinggi adalah Hayabusa.
Hayabusa, seorang hero assassin, mampu menyerang lini belakang lawan dengan kombinasi skill mematikan.
Kehadirannya dalam tim lawan dapat menjadi ancaman serius, terutama jika kamu belum mengetahui hero counter yang efektif.
Berikut adalah rekomendasi hero-counter Hayabusa di Mobile Legends untuk membantu kamu mendapatkan keunggulan dalam pertempuran.
Baca Juga: Mengulas Hero Baru: Keunggulan dan Cara Mendapatkan Cici di Mobile Legends
Chou: Sang Penendang Tangguh dengan CC Efektif
Chou, seorang hero fighter, memiliki serangkaian kemampuan Crowd Control (CC) yang dapat dengan mudah menghentikan pergerakan Hayabusa.
Skill ultimate miliknya memungkinkan Chou untuk menendang Hayabusa dan memberikan serangan fisik bertubi-tubi.
Serangan skill pertamanya dapat menyebabkan damage berkelanjutan dan diakhiri dengan efek airborne.
Tekan terus skill ultimate ketika Hayabusa meninggalkan bayangannya untuk memberikan kesempatan rekan tim memberikan damage tambahan.
Jika kamu mahir memainkannya, kombinasikan serangan skill ultimate dan flicker untuk memberikan serangan kejutan kepada Hayabusa.
Baca Juga: Menguak Segala Aspek Beatrix dalam Mobile Legends: Bang Bang
Kaja: Mengunci Lawan dengan Efek Suppress
Kaja adalah hero dengan kemampuan suppress yang mematikan.
Kemampuan ini mampu mencegah Hayabusa melarikan diri dan membuatnya tidak dapat bergerak selama beberapa saat.
Manfaatkan kelemahan skill dua Hayabusa yang menggunakan bayangan untuk mendekat kepada target.
Ketika Hayabusa bersiap untuk melakukan serangan, gunakan skill ultimate untuk menghentikan mobilitasnya.
Penggunaan spell flicker dapat menambahkan serangan mendadak yang mematikan.
Kaja relatif mudah digunakan, pastikan untuk mengombinasikan skill dengan tepat untuk menargetkan hero marksman, assassin, atau mage lawan.
Baca Juga: Menjadi Jungler Terkuat di Mobile Legends: Panduan Lengkap
Khufra: Mematikan Kemampuan Blink Lawan
Khufra, seorang hero tank, membatasi kemampuan mobilitas lawan dengan kombinasi skill yang dimilikinya.
Skill pertamanya memungkinkan Khufra untuk meluncur dari jarak tertentu dan memberikan efek airborne kepada lawan.
Kemampuan ini sangat efektif sebagai inisiasi team fight atau untuk melarikan diri.
Skill kedua Khufra dapat menghentikan kemampuan blink hero lawan dan memberikan efek airborne untuk beberapa saat.
Kemampuan ini sangat efektif untuk mencegah lawan melarikan diri menggunakan skill blink atau spell flicker.
Hayabusa akan kesulitan menggunakan skill dua miliknya, menjadikannya sasaran empuk bagi hero lain.
Baca Juga: Melissa MLBB: Mengupas Tuntas Hero The Cursed Needle di Mobile Legends
Saber: Assassin dengan Skill Ultimate Mematikan
Saber adalah seorang assassin yang sangat mematikan karena kemampuannya memberikan instant kill pada lawan.
Hero ini memiliki kombinasi skill yang dapat menghentikan mobilitas lawan dengan efek airborne dan burst physical damage tinggi.
Hayabusa yang perlu mendekatkan diri untuk melakukan serangan dapat menjadi sasaran empuk bagi Saber.
Saber dapat digunakan secara efektif untuk melawan assassin dengan mobilitas tinggi lainnya seperti Lancelot, Fanny, dan Gusion.
Kombinasi skill yang sederhana dan mudah digunakan membuat Saber sering muncul sebagai jungler atau roamer.
Hero ini memiliki serangan yang efektif hanya untuk single target, sehingga kurang mendukung dalam team fight.
Baca Juga: Skin Baru Mobile Legends: Keajaiban Skin Starlight Arlott untuk Bulan Desember 2023
Jawhead: Mengejar Lawan dengan Skill Ultimate
Jawhead, seorang hero fighter, memberikan keunggulan bagi rekan tim atau sebaliknya dengan menggunakan skill dua miliknya.
Skill ini memungkinkan Jawhead untuk melemparkan minion, monster hutan, dan bahkan hero dengan bebas sesuai keinginan pengguna.
Keahlian ini dapat menjadi keuntungan jika digunakan untuk melemparkan hero rekan tim ke arah lawan.
Skill ultimate Jawhead memiliki kemampuan untuk mengunci target dan menabraknya dengan sejumlah serangan physical damage dan efek stun.
Kemampuan ini dapat mengejar mobilitas Hayabusa dan mengeliminasinya dengan kombinasi skill dua dan skill satu.
Namun, perhatikan target dari skill ultimate yang kamu lakukan karena Jawhead tidak memiliki skill blink yang efektif.
Dengan memperhatikan kelemahan Hayabusa yang tidak memiliki build equipment defense dan total HP tinggi, rekomendasi hero-counter di atas dapat menjadi solusi efektif untuk menghentikan mobilitas tinggi
Hayabusa dan membuatnya lebih mudah ditangkap. Kombinasikan hero-counter dengan strategi tim yang baik untuk mendominasi pertempuran di Mobile Legends!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




