Jateng

Mengenal Jenis Gangguan Mental ADHD Mulai dari Pengertian, Jenisnya, Penyebab Sampai Pada Penanganan dan Pencegahan Penyakit Ini

Theo Adi Pratama | 23 November 2023, 17:40 WIB
Mengenal Jenis Gangguan Mental  ADHD Mulai dari Pengertian, Jenisnya, Penyebab Sampai Pada Penanganan dan Pencegahan Penyakit Ini

AKURAT.CO Kesehatan, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau Gangguan Defisit Perhatian Hiperaktivitas adalah kondisi gangguan mental yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memfokuskan perhatian.

Mirip dengan borderline personality disorder, ADHD sering terjadi pada anak-anak dan dapat berlanjut hingga masa dewasa.

Berikut adalah penyebab, gejala, dan upaya penanganan yang perlu diketahui.

Baca Juga: Begini Profil dan Sejarah Perusahaan Siemens, Salah Satu Perusahaan Teknologi yang Pernah Mewarnai Industri Telekomunikasi Indonesia

Pengertian ADHD

ADHD adalah gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi motorik seseorang, terutama gerakan.

Gangguan ini umumnya dialami oleh anak-anak dan ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian, perilaku impulsif, dan hiperaktif.

Jenis-jenis ADHD

Dominan Inatentif: Kesulitan fokus dan memusatkan perhatian pada satu hal.
Dominan Hiperaktif-Impulsif: Tindakan hiperaktif dan impulsif, seperti sulit duduk diam dan berbicara terlalu banyak.
Kombinasi Inatentif dan Hiperaktif-Impulsif: Gabungan dari dua kelompok sebelumnya.

Baca Juga: Berikut Ada 3 Cara Mengaktifkan Fitur Hotspot pada Iphone yang Kemudian Bisa Dihubungkan ke Perangkat Lainnya

Penyebab ADHD

Meskipun belum diketahui secara pasti, beberapa faktor risiko yang dapat memicu ADHD meliputi faktor genetik, cedera otak, kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, paparan zat kimia selama kehamilan, kebiasaan merokok, dan kurangnya perhatian orang tua.

Gejala ADHD

Gejala umum ADHD melibatkan tindakan impulsif, hiperaktif, dan kesulitan fokus.

Gejala ini dapat dibedakan sesuai jenis ADHD, seperti kesulitan memerhatikan detail, impulsivitas, dan hiperaktivitas.

Diagnosis ADHD

Diagnosis ADHD melibatkan wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan tes kuesioner.

Dokter akan mencari riwayat penyakit, masalah psikologis, dan hasil interaksi dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Anda Masih Bingung Cara Melakukan Transfer Pulsa Telkomsel? Coba Ikuti 4 Cara Berikut Ini!

Penanganan ADHD

Meskipun tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, beberapa penanganan dapat membantu pengidap ADHD beradaptasi dengan rutinitas sehari-hari.

Ini termasuk penggunaan obat penenang, terapi CBT, dan penerapan metode pengasuhan yang tepat.

Gejala ADHD pada Berbagai Rentang Usia

Anak: Kesulitan berfokus, kegelisahan berlebihan, dan perilaku impulsif.

Remaja: Kesulitan fokus pada tugas, kesalahan dalam pekerjaan, dan kesulitan dalam hubungan sosial.

Dewasa: Kesulitan menyelesaikan tugas, harga diri rendah, penyalahgunaan zat, dan masalah dalam hubungan.

Baca Juga: Mengalami Kelupaan Mencatat Nomor XL? Coba Ikuti 4 Cara Berikut Ini!

Pencegahan ADHD

Meskipun tidak ada pencegahan spesifik, menghindari faktor risiko seperti merokok dan konsumsi alkohol selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko ADHD.

Orang tua disarankan untuk segera mengonsultasikan anak ke dokter jika menemui tanda dan gejala ADHD, seperti kesulitan fokus dan perilaku impulsif yang tidak biasa.
Komplikasi ADHD

ADHD yang tidak ditangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti kegagalan akademik, kecelakaan, harga diri rendah, dan risiko penyalahgunaan zat.

Penanganan dan Diagnosa

Diagnosis ADHD melibatkan kolaborasi antara dokter anak, psikiater, dan interaksi dengan lingkungan anak.

Pengobatan melibatkan obat-obatan dan terapi psikologis.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang ADHD, diharapkan masyarakat dapat mengidentifikasi gejala lebih awal dan memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup individu yang mengidap gangguan ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.