Mengenal Wewe Gombel, Sosok Hantu yang Selalu Dikaitkan dengan Bukit Gombel Semarang

AKURAT.CO, Semarang merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang ternyata masih meyimpan banyak sekali keindahan maupun cerita menarik.
Salah satu cerita menarik yang ada di kota Semarang adalah cerita mengenai Bukit Gombel Semarang yang mana selalu dikaitkan juga dengan cerita hantu Wewe Gombel.
Baca Juga: Mitos Seputar Bukit Gombel Semarang, Salah Satunya Hantu Wewe Gombel yang Suka Menculik Anak Kecil
Pasti kamu semua pernah dengar hantu Wewe Gombel atau memang baru kali ini mendengar ada hantu yang namanya Wewe Gombel, yang mana hantu ini ternyata terkenal suka menculik anak kecil jelang maghrib.
Hingga kini, cerita orang tua tentang hantu Wewe Gombel masih dapat kita dengar.
Oleh masyarakat, hantu Magrib itu digambarkan berperawakan seperti wanita.
Baca Juga: Obyek Wisata Bukit Cinta, Cerita Seputar Mitos dan Keindahan Alam yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Dan memiliki payudara besar yang menggantung.
Wewe Gombel dikenal suka menculik anak kecil menjelang Magrib.
Utamanya bagi mereka yang masih keluyuran di luar rumah.
Alasan itulah yang membuat banyak orang tua sejak zaman dulu kerap menyuruh anaknya untuk lekas pulang sedari sore.
Baca Juga: Menikmati Wisata Bersama Keluarga di Malang, Berikut 4 Rekomendasinya!
Wewe Gombel atau Kolong Wewe adalah roh perempuan yang meninggal bunuh diri.
Ia mengakhiri hidupnya setelah membunuh suaminya dan dikejar-kejar warga akibat perbuatannya itu.
Konon, sang suami berselingkuh karena istrinya tidak bisa memberikannya anak.
Karena tidak bisa memberikan anak, ia dibenci oleh suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel.
Baca Juga: Ingin Wisata Murah di Malang, Coba Terapkan 4 Tips Ini
Setelah mati bunuh diri, kemudian ia menjadi wewe gombel.
Banyak orang juga mengatakan bahwa Wewe Gombel sudah ada sejak jaman Kolonil Belanda, namun ternyata sama sekali tidak ada hubungannya.
Justru, nama Wewe Gombel ini disematkan karena sosok hantu itu sering muncul di kawasan Bukit Gombel.
Mitos ini memberikan dimensi yang lebih dalam pada cerita, mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak-anak mengenai pentingnya menghormati dan menjaga perasaan orang lain.
Baca Juga: Berikut Rekomendasi 5 Hotel Murah di Kota Solo Sebagai Akomodasi Selama Liburan
Dalam budaya Indonesia, mitos "Hantu Wewe Gombel" tidak hanya sekadar cerita seram, tetapi juga mengandung pelajaran berharga.
Meskipun menjadi bagian dari tradisi yang digunakan untuk mendisiplinkan anak-anak, mitos ini juga menjadi cerminan bagaimana kisah nyata bisa berkembang menjadi legenda yang mengajarkan nilai-nilai moral kepada generasi berikutnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










