Persikat Ketapang Siap Unjuk Gigi di Putaran Nasional Liga 3 Menggantikan Dodos FC

AKURAT.CO, Sepak bola nasional kembali ramai dengan perubahan terkini di Liga 3. Persikat Ketapang secara resmi akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dodos FC Kubu Raya di Putaran Nasional Liga 3 untuk musim 2023/2024.
Pengumuman ini mengikuti pengunduran diri Dodos FC yang tertuang dalam surat PSSI Pusat nomor 1039/PGD/125/III-2024.
Keputusan tersebut didukung oleh dua surat penting: pertama, surat dari Asprov PSSI Kalimantan Barat yang menjelaskan pengunduran diri Dodos FC, dan kedua, surat dari Dodos FC sendiri yang menyatakan mundur dari kompetisi.
Baca Juga: Duel di Luar Pulau, PSIS vs Persis Berlangsung di Stadion Batakan Balikpapan
Laporan hasil kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Kalimantan Barat juga menjadi pertimbangan dalam proses penggantian ini.
Kini, Persikat Ketapang mendapat kesempatan langka untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Kesempatan ini tidak hanya penting bagi klub itu sendiri tetapi juga sebagai momen kebanggaan bagi para pendukungnya dan komunitas sepak bola di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Banjir Semarang, BMKG : Hujan Ekstrem Mengguyur Hampir Seluruh Kota
PSSI Pusat, dengan langkah cepat dan responsifnya, menunjukkan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan integritas kompetisi sepak bola nasional.
Para penggemar Persikat Ketapang kini menantikan dengan antusias bagaimana tim kesayangan mereka akan berkompetisi dan menempa sejarah baru dalam sepak bola Indonesia.
Klub dan para pemainnya pastinya sudah bersiap untuk menghadapi tantangan ini dan berambisi untuk membuat dampak yang signifikan di Putaran Nasional Liga 3.
Ini adalah momen yang menegaskan bahwa dalam sepak bola, setiap tim memiliki peluang untuk berprestasi, tidak peduli seberapa tak terduga jalannya kompetisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



