Kasus Pencurian di Kereta Api Merebak, Korban Sudah Lapor Namun Respon KAI Dinilai Lamban

AKURAT.CO, Kejahatan selalu mengintai kehidupan kita dimanapun dan kapanpun kita berada.
Salah satu kejahatan yang sering terjadi adalah kasus pencurian, yang mana pelakunya mencuri barang-barang dari korban saat situasi sekitar dan korban dalam posisi yang lengah.
Seperti baru-baru ini terjadi kasus pencurian Ipad yang berlokasi di kereta Tawang Jaya Premium Eksekutif 110A.
Baca Juga: Berikut 7 Manfaat Penggunaan Madu Buat Bibir, Salah Satunya Ternyata Bisa Mengatasi Bibir Kering
Korbannya yaitu pemilik akun X @goyaaeo yang mana dalam cuitannya memberitahukan kepada pihak KAI @KAI121 perihal pencurian yang terjadi.
Kronologi singkatnya sesuai dengan yang disampaikan korban melalui kolom komentar yaitu korban menaruh iPad di dalam tas di bawah kaki korban dan saat itu posisi korban juga sempat tinggal tidur.
Pada saat korban bangun dan akan mengecek tas ternyata iPad yang tadinya sudah tersimpan tiba-tiba saja hilang.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Kuliner yang Wajib Harus Anda Coba Saat Berlibur di Purworejo
Karena kejadian ini korban langsung menghubungi kondektur yang mana nama dan nomor yang bisa dihubungi memang selalu terpampang dalam papan tiap gerbong untuk melakukan pengecekan cctv.
Kondektur yang bertugas pada saat itu bilang bahwa cctv hanya bisa diakses setelah kereta sampai di tujuan akhir, yakni Pasar Senen.
Pencurian yang dialami oleh korban @goyaaeo ternyata juga dialami oleh penumpang yang lainnya selang beberapa menit.
Baca Juga: Inilah 6 Fakta Unik Anak Kedua, Ternyata Punya Sifat Mandiri dan Sangat Sosial
Salah satu penumpang di dalam gerbong yang sama ternyata kehilangan 1 unit laptop yang sebelumnya ditaruh di dalam tas laptop di dekat kaki dengan nomor kursi 13D.
Bahkan, pencuri tersebut sempat mengganti laptop tersebut dengan buku batik besar dan memberi lem pada resletingnya.
Hal ini bisa berarti bahwa memang aksi pencurian ini ternyata telah direncanakan dengan baik.
Setelah berada di tujuan akhir yakni Stasiun Pasar Senen, korban langsung menuju ke kantor untuk membuat laporan secara langsung serta laporan melalui telepon ke 121.
Laporan yang sudah dibuat oleh pihak korban langsung diterima, tapi 'janji' cctv dapat dibuka setelah tiba di tujuan akhir tidak dapat dilaksakan oleh pihak KAI.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Purworejo, Ternyata Ada Pantainya Juga Lho!
Dari pihak KAI mengatakan bahwa cctv hanya bisa dibuka jika tidak dalam kondisi merekam, yang berarti seharusnya saat itu cctv sudah bisa dibuka karena kereta sudah berada di tujuan akhir.
Pada saat jam 5 pagi yang mana saat itu korban membuat laporan, ternyata bukanlah jam working hours dari petugas IT yang menangani CCTV sehingga belum dapat diakses dan akhirnya korban pun pergi dengan harapan pada saat jam working hours CCTV dalam kereta bisa segera diakses.
Tepat pada pukul 10.24 WIB pihak KAI bahkan sempat menghubungi korban untuk menanyakan detail kejadian agar bisa dicek di cctv dengan janji kembali bahwa akan kembali dihubungi "dalam jangka waktu yang tidak diketahui".
Baca Juga: 7 Penyebab Jerawat Sulit Hilang, Salah Satunya Karena Pola Makan Tidak Sehat
Pada jam 18.36 korban kembali menghubungi pihak KAI untuk menanyakan apakah CCTV sudah bisa diakses namun jawaban dari pihak KAI adalah mereka hanya sudah menyampaikan laporan.
Oleh karenanya korban meminta pihak KAI buat bisa secepat mungkin memproses kejadian ini terutama untuk bisa membuka akses CCTV agar mengetahui gerak gerik pelaku.
Dari penelusuran di kolom komentar ternyata kasus pencurian tidak hanya terjadi oleh korban @goyaaeo dan seorang penumpang lain di gerbong itu saja.
Pada tanggal 13 Oktober 2023 seorang pemilik akun X @diptabara pun mengalami kasus serupa yaitu pencurian dan pada saat itu korban melakukan perjalanan dari stasiun Yogyakarta menuju stasiun Malang dengan memakai kereta api Gajayana Eksekutif 5 5C dan saat itu berangkat dari Yogyakarta pada pukul 01.31 WIB.
Baca Juga: Bali Towerindo Membuka Lowongan Pekerjaan HR Internship, Cek Persyaratannya!
Barang-barang yang hilang yang dimiliki korban @diptabara adalah pouch isi charger macbook, charge ipad, charger iphone dan charger smart watch.
Kronologi kejadian dari korban @diptabara adalah pada pukul 01.35, 4 menit setelah kereta berangkat, korban sempat pergi ke gerbong restorasi untuk memesan makanan.
Pada saat itu korban sudah bawa barang-barang berharga saya namun tidak dengan charger2nya.
Sekitar pukul 02.15 korban kembali ke tempat duduk dan tidak terjadi apapun hanya saja memang posisi tas ransel sedikit bergeser.
Baca Juga: 7 Cara Hilangkan Noda Getah Pada Baju, Semua Bahannya Bisa Ditemukan Dalam Rumah
Sesampainya di tujuan akhir st.malang, korban akhirnya baru sadar bahwa pouch isi charger2 di atas hilang dari tas ransel.
Begitu sadar bahwa terjadi kehilangan, korban pun langsung menelfon Call Center KAI 121 dan DM ke @KAI121 melalui akun korban sendiri.
Namun, setelah 1x24 jam belum ada kejelasan. Bahkan dari pihak @KAI121 hanya menyampaikan bahwa tidak ada keterangan barang tertinggal.
Korban pun meminta @KAI121 melakukan pengecekan CCTV dan tentunya korban sudah melengkapi dan mengikuti prosedur dan persyaratan namun DM dari korban hingga saat ini tdk direspon oleh pihak KAI.
Melalui dua kejadian pencurian ini semoga pihak KAI bisa memiliki inisiatif untuk membantu para korban menemukan keadilan, sehingga kejadian berikutnya tidak akan terulang kembali lagi karena bisa saja membuat perjalanan menggunakan kereta api menjadi tidak nyaman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






