Bangga Banget! 5 DJ Asal Indonesia Ini Sukses Tembus Panggung Internasional, Siapa Aja Mereka?

JATENG.AKURAT.CO, Dunia musik elektronik atau EDM di Indonesia ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata.
Banyak talenta-talenta luar biasa yang sudah berhasil menembus panggung dunia dan mengharumkan nama bangsa.
Dari Tomorrowland hingga EDC Las Vegas, mereka membuktikan bahwa musik tidak mengenal batas negara.
Siapa saja DJ Indonesia yang sudah go internasional? Yuk, kita bedah satu per satu!
1. Angger Dimas
Nama Angger Dimas pasti sudah akrab di telinga para penggemar EDM. DJ asal Jakarta ini adalah salah satu pionir yang berhasil menembus pasar global.
Rilisan musiknya sudah banyak bekerja sama dengan label-label EDM ternama dunia, seperti Dim Mak Records milik Steve Aoki.
Tidak hanya itu, Angger juga pernah berkolaborasi dengan musisi besar seperti Iggy Azalea dan Dimitri Vegas & Like Mike.
Salah satu karyanya yang paling terkenal, "Beat Down", bersama Steve Aoki dan Iggy Azalea, bahkan sempat masuk tangga lagu internasional. Puncak prestasinya? Tentu saja saat ia tampil di Tomorrowland, festival musik terbesar di dunia, dan berhasil membuat penonton internasional "melompat kegirangan".
2. Dipha Barus
Dipha Barus dikenal dengan ciri khasnya yang unik, yaitu menggabungkan musik EDM modern dengan unsur-unsur tradisional Indonesia.
Karyanya yang fenomenal, "No One Can Stop Us", adalah bukti nyata kreativitasnya. Musiknya tidak hanya catchy, tapi juga memiliki nilai budaya yang kuat.
Dipha sering bereksperimen dengan musisi lokal, mulai dari Raisa hingga Nadin Amizah.
Ia juga berhasil mencuri perhatian di ajang kompetisi DJ The Remix dengan sentuhan etnik di musiknya.
Yang paling membanggakan, lagu-lagunya berhasil masuk ke playlist global dan bahkan digunakan dalam kampanye internasional sekelas Coca-Cola.
3. Bleu Clair
Nama Bleu Clair kini sedang naik daun di kancah internasional.
DJ muda asal Indonesia ini berhasil tampil di festival EDM kelas dunia, seperti Tomorrowland 2023, EDC Las Vegas, dan EDC Orlando.
Genre musiknya yang berfokus pada tech house dan deep house membuatnya memiliki penggemar setia di luar negeri.
Bleu Clair sudah merilis lagu di bawah label global seperti Insomniac Records dan STMPD RCRDS milik Martin Garrix.
Bahkan, DJ Snake pernah secara terang-terangan menunjukkan dukungan terhadap karya-karyanya.
Hal yang paling keren, Bleu Clair selalu konsisten dengan ciri khas musiknya dan pernah melakukan tur ke Amerika dan Eropa, membawa nama DJ Indonesia ke panggung global.
4. Weird Genius
Siapa yang tidak kenal "Lathi"? Lagu yang viral hingga ke seluruh dunia ini adalah mahakarya dari trio Weird Genius, yang saat itu beranggotakan Eka Gustiwana, Reza Arap, dan Gerald Liu.
"Lathi" berhasil masuk ke tangga lagu Spotify Global Viral 50 dan menjadi salah satu lagu Indonesia pertama yang mendunia.
Musik Weird Genius identik dengan perpaduan EDM modern dan unsur budaya Indonesia, seperti gamelan dan mantra Jawa.
Mereka juga pernah berkolaborasi dengan grup DJ internasional Yellow Claw di lagu "Hush" dan tampil di berbagai panggung internasional.
Weird Genius adalah bukti bahwa kreativitas bisa menghasilkan karya yang mendunia.
5. SIHK
Jika kamu sering mendengarkan lagu-lagu dari Rich Brian, nama SIHK mungkin tidak asing.
DJ dan produser asal Indonesia ini sering berkolaborasi dengan label musik global 88rising dan menjadi otak di balik beberapa lagu, seperti "Who That Be".
Selain itu, SIHK juga sukses tampil di Tomorrowland pada tahun 2019 dan 2022, menjadi salah satu DJ Indonesia yang berhasil menembus panggung bergengsi ini.
Ia dikenal dengan gaya musik yang bebas, energetic, dan unik. Bahkan, SIHK menciptakan genre musiknya sendiri yang ia sebut hypercore, perpaduan antara dubstep, glitch, dan elemen eksperimental lainnya. Luar biasa!
Kelima DJ ini adalah bukti nyata bahwa talenta-talenta Indonesia mampu bersaing di panggung global. Siapa yang jadi DJ favoritmu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





