Great Eastern General Insurance Indonesia Gelar Roadshow Agency Kickoff & Open Day 2025 di Semarang

JATENG.AKURAT.CO, PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menggelar Roadshow Agency Kickoff dan Open Day 2025, yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia.
Salah satu kota yang menjadi tuan rumah acara ini adalah Semarang, yang digelar pada 20 Februari 2025 di Awan Sewu Boutique Hotel.
Acara ini bertujuan untuk memperluas jaringan distribusi ritel serta menarik agen-agen baru yang dapat mendukung strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar di tahun 2025.
Pentingnya Peran Agen dalam Strategi GEGI
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia, Linggawati Tok atau Chun Ling, menegaskan bahwa agen merupakan salah satu pilar utama dalam strategi distribusi GEGI.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran agen dalam kesuksesan perusahaan, terutama dalam pemasaran produk asuransi GEGI.
"Agen merupakan salah satu pilar distribusi utama kami untuk menjual produk-produk GEGI. Kami sudah memiliki lebih dari 30 tahun dalam pengembangan channel ini. Dengan adanya agen, perusahaan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penetrasi penjualan produk asuransi GEGI kepada personal dan SME," ujar Chun Ling.
Ia juga mengungkapkan target perekrutan 100 agen baru sebagai mitra bisnis.
Hal ini bertujuan untuk memperkuat channel distribusi dan meningkatkan kontribusi keagenan dalam bisnis perusahaan.
Pada akhir tahun 2024, kontribusi bisnis keagenan telah mencapai 24 persen dari total portofolio pendapatan premi GEGI, menunjukkan betapa pentingnya peran agen dalam pertumbuhan perusahaan.
Kriteria Agen yang Dicari GEGI
Dalam seleksi perekrutan agen, GEGI menetapkan beberapa kriteria utama untuk memastikan agen yang bergabung memiliki kualitas yang sesuai dengan standar perusahaan.
Dijelaskan bahwa agen yang direkrut harus memiliki:
- Reputasi dan integritas yang baik dalam menjalankan profesi keagenan.
- Lisensi resmi sebagai agen asuransi serta pemahaman produk yang baik.
- Kemampuan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
- Jaringan yang luas serta motivasi tinggi untuk berkembang.
- Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan pasar dan teknologi.
Selain itu, GEGI juga memberikan pelatihan berkala bagi agen agar mereka memiliki pengetahuan yang selalu terupdate serta mampu bersaing di industri asuransi yang terus berkembang.
"Agen yang kami rekrut harus memiliki jaringan luas, ketekunan, serta kemauan untuk maju dan beradaptasi dengan perkembangan market dan teknologi," tambah Chun Ling.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya Roadshow Agency Kickoff dan Open Day 2025, GEGI berharap dapat meningkatkan jumlah agen asuransi yang berkualitas, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya.
Kehadiran agen-agen baru diharapkan dapat membantu memperluas pangsa pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi sebagai perlindungan keuangan.
"Kami optimistis dengan strategi ini, GEGI dapat terus tumbuh dan memberikan solusi perlindungan terbaik bagi masyarakat Indonesia," tutup Branch Manager GEGI Semarang Rizal Noor
Dengan strategi yang matang dan dukungan agen yang handal, GEGI siap menghadapi tantangan industri asuransi di tahun 2025 dan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi para nasabahnya.
GEGI Catatkan Kinerja Keuangan Positif di 2024
GEGI berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sepanjang tahun 2024.
Berdasarkan laporan keuangan, perusahaan mencatatkan aset sebesar Rp 1,5 triliun, dengan pertumbuhan Gross Written Premium (GWP) sebesar 18,7 persen YoY, mencapai Rp 866 miliar.
Selain itu, perusahaan juga mencatatkan ekuitas sebesar Rp 560 miliar dengan Risk-Based Capital (RBC) yang tinggi, yaitu 348 persen.
Dengan performa keuangan yang kuat, GEGI berhasil meraih laba bersih setelah pajak sebesar Rp 52 miliar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




