Sempat Untung Rp1,02 Triliun, Perusahaan Ini Mendadak Rugi Rp1,22 Triliun! Ada Apa dengan XL Smart Telecom?

JATENG.AKURAT.CO, Dunia bisnis seringkali penuh kejutan. Hal ini tampaknya sedang dialami oleh PT. XL Smart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL).
Di tengah kabar baik pendapatan yang meningkat, perusahaan ini justru mencatatkan kerugian yang bikin banyak pihak terkejut.
Bagaimana tidak, pada paruh pertama tahun 2024, EXCL masih meraup laba bersih sebesar Rp1,02 triliun.
Namun, laporan keuangan terbaru di semester I tahun 2025 justru menunjukkan angka merah: kerugian bersih sebesar Rp1,22 triliun! Kok bisa?
Pendapatan Naik, Beban Ikut Meroket
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan EXCL memang naik.
Pada paruh pertama 2025, pendapatan tercatat sebesar Rp19,09 triliun, naik 11,7% dari tahun sebelumnya.
Ini seharusnya menjadi kabar baik, namun sayangnya, pendapatan yang naik ini tidak mampu menopang beban yang membengkak.
Apa saja beban yang naik drastis?
- Beban Penyusutan: Melonjak menjadi Rp7,3 triliun.
- Beban Infrastruktur: Naik menjadi Rp5,36 triliun.
Beban Gaji dan Kesejahteraan Karyawan: Ini yang paling bikin kaget! Beban ini meroket dari Rp818,5 miliar menjadi Rp1,61 triliun.
Beban Interkoneksi dan Beban Langsung Lainnya: Naik dari Rp1,56 triliun menjadi Rp2,12 triliun.
Meskipun beban penjualan dan pemasaran turun, kenaikan pada pos-pos beban lainnya jauh lebih signifikan.
Total beban yang harus ditanggung EXCL naik menjadi Rp18,56 triliun dari sebelumnya Rp14,1 triliun.
Baca Juga: KOK BISA? Ini 7 Lagu Terpendek di Dunia yang Bikin Kamu Gak Sempat Kedip, Ada yang Cuma 1 Detik!
Rugi Sebelum Pajak & Aset Melonjak
Akibat dari membengkaknya beban ini, EXCL mencatat rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp1,34 triliun.
Padahal, tahun lalu mereka masih mencatat laba sebesar Rp1,33 triliun.
Namun, di tengah kabar buruk ini, ada satu hal yang menarik: total aset EXCL melonjak drastis!
Aset perusahaan naik dari Rp86,1 triliun di akhir 2024 menjadi Rp113,4 triliun pada semester I tahun 2025.
Kerugian yang dialami EXCL ini tentu menjadi perhatian serius bagi investor dan publik.
Walaupun pendapatan naik, efisiensi dalam mengelola beban menjadi tantangan besar bagi perusahaan di masa mendatang.
Bagaimana menurutmu, apakah EXCL bisa bangkit dan kembali mencetak laba di akhir tahun nanti? Yuk, bagikan pendapatmu di kolom komentar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









