Jateng

Sukses Gelar Inaugurasi Desa BRILiaN Batch 1 Tahun 2024: Mendorong Pengembangan Potensi Desa

Theo Adi Pratama | 9 Juni 2024, 09:42 WIB
Sukses Gelar Inaugurasi Desa BRILiaN Batch 1 Tahun 2024: Mendorong Pengembangan Potensi Desa

JATENG.AKURAT.CO, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bersama Pusat Penelitian Pedesaan dan Pengembangan (Puslitdesbangda) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret telah menyelesaikan serangkaian program pengembangan Desa BRILiaN batch 1 tahun 2024.

Agenda Inaugurasi yang diadakan pada tanggal 4 Juni 2024 tersebut merupakan salah satu tahapan dari program yang diawali dengan Kick Off Meeting pada 22 April 2024, dan dilanjutkan dengan tahapan pelatihan selama satu bulan.

Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis Ultra Mikro BRI, M. Candra Utama, menjelaskan bahwa selama rangkaian program Desa BRILiaN Batch 1 2024, seluruh peserta dari desa-desa terpilih mendapatkan berbagai pelatihan dari BRI.

Baca Juga: Menaklukkan Stres dengan Efektif: Tips dan Panduan untuk Mengelola Kecemasan dan Menjaga Kesehatan Mental

Pelatihan tersebut meliputi Leadership & Penguasaan Kompetensi, Kelembagaan Desa & BUMDes, Entrepreneurship, Inovasi Desa, Digitalisasi Desa, Teknik Komunikasi, dan materi tematik lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.

“Pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh setiap desa untuk mengembangkan potensi dalam rangka menjawab permasalahan dan tantangan yang ada di desa,” ujar Candra.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat sehingga rangkaian pelatihan Desa BRILiaN Batch 1 dapat berjalan lancar.

Dari 40 desa yang mendapatkan apresiasi dari BRI, terpilih 15 desa yang nantinya akan diberikan pendampingan langsung oleh BRI bersama Puslitdesbangda LPPM Universitas Sebelas Maret.

Baca Juga: Mitos Seputar ASI: Benarkah ASI Bisa Menyembuhkan Mata Belekan Bayi? Cari Tahu Faktanya dan Tips Mengatasi Belekan Pada Bayi

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2023, dari total 74.424 desa di Indonesia, hanya 46% yang masuk kategori maju dan mandiri.

Dengan kondisi tersebut, BRI berperan aktif dalam mendorong pengembangan desa melalui program Desa BRILiaN.

Program Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals.

Sejak dimulai pada tahun 2020, program ini telah diikuti lebih dari 3.000 desa yang berkomitmen untuk maju melalui berbagai inisiatif yang direncanakan.

Baca Juga: Arisan Online: Peluang Bisnis Menguntungkan dan Tips Aman Bertransaksi Digital

Desa BRILiaN mengembangkan empat aspek utama dalam desa:

  • BUMDes sebagai motor ekonomi desa.
  • Digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas digital di desa.
  • Sustainability, pembangunan desa yang tangguh dan berkelanjutan.
  • Innovation, kreativitas dalam menciptakan inovasi.

“Program pemberdayaan Desa BRILiaN ini merupakan wujud nyata komitmen BRI untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Semoga dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kebangkitan ekonomi masyarakat desa,” tegas Candra.

Ia juga menambahkan bahwa dalam program ini dilakukan penguatan ekosistem ekonomi desa dengan program penguatan kelompok-kelompok (Klaster) Usaha Mikro dengan nama Klasterkuidupku.

BRI mengidentifikasi kebutuhan pemberdayaan melalui pelatihan usaha maupun bantuan sarana prasarana yang diberikan secara selektif.

Untuk mendukung pemberdayaan UMKM, BRI telah mengembangkan platform pemberdayaan linkumkm.id guna mendorong dan memfasilitasi UMKM naik kelas.

Produk-produk layanan BRI seperti AgenBRILink, Stroberi, QRIS, dan lainnya juga dapat dimanfaatkan oleh desa dan BUMDes.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai BANK BRI, kunjungi situs www.bri.co.id atau hubungi:

Agustya Hendy Bernadi
Corporate Secretary
Telp.: 021-575-1966
Fax.: 021-570-091
Email: [email protected]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.