Jateng

Jangan Sepelekan Perasaan Anak, Ini 8 Cara Ajaib Mengajarkan Mereka Mengatasi Rasa Kehilangan!

Theo Adi Pratama | 22 Agustus 2025, 14:35 WIB
Jangan Sepelekan Perasaan Anak, Ini 8 Cara Ajaib Mengajarkan Mereka Mengatasi Rasa Kehilangan!

JATENG.AKURAT.CO, Anak-anak, seperti kita, juga mengalami berbagai emosi, termasuk rasa sedih atau kehilangan.

Tapi, bedanya, mereka seringkali belum tahu cara mengelola perasaan itu dengan baik. Akibatnya, mereka jadi mudah marah, tantrum, atau bahkan menarik diri.

Sebagai orang tua, tugas kita adalah membimbing mereka. Nah, berikut adalah 8 langkah efektif yang bisa kamu terapkan untuk mengajarkan anak cara mengatasi rasa kehilangan, seperti yang dianjurkan oleh para ahli!

1. Ajari Mereka Mengenal Perasaan Dasar

Pertama-tama, ajari anakmu nama-nama emosi. Mulai dari yang sederhana seperti senang, sedih, marah, dan takut.

Untuk anak yang lebih besar, perkenalkan juga emosi yang lebih kompleks seperti frustrasi atau kecewa.

Dengan begitu, mereka bisa mengidentifikasi apa yang sedang mereka rasakan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Stres pada Anak, Ternyata Ini 5 Tips dan Rahasia Orang Tua Mengatasinya!

2. Gunakan Kosakata Perasaan Sehari-hari

Tunjukkan pada anak bagaimana menggunakan kata-kata perasaan dalam percakapan sehari-hari.

Misalnya, saat mereka sedih karena kehilangan mainan, kamu bisa bilang, "Ibu ikut sedih atas kehilanganmu hari ini.

Tapi, kita harus kuat, ya." Ini mengajarkan mereka bahwa sedih itu wajar dan bisa diungkapkan.

3. Apresiasi dan Beri Tahu Cara yang Tepat

Saat anakmu berhasil mengungkapkan perasaannya dengan baik, pujilah mereka! Ini menunjukkan bahwa kamu menghargai kejujuran mereka.

Setelah itu, jelaskan bahwa ada cara yang lebih tepat untuk mengekspresikan emosi, misalnya dengan bicara baik-baik, bukan dengan berteriak atau menangis.

4. Jadilah Orang Tua yang Mudah Didekati

Gunakan bahasa tubuh yang terbuka, ekspresi ramah, dan kata-kata yang baik.

Tunjukkan pada anakmu bahwa kamu selalu ada untuk mereka, kapan pun mereka butuh tempat untuk curhat.

5. Jadilah Pendengar yang Baik

Dengarkan anakmu secara aktif. Jangan sibuk dengan ponsel atau pekerjaan saat mereka sedang bicara.

Terkadang, mereka cuma butuh didengarkan dan dimengerti. Setelah itu, mereka akan merasa mampu melewati masalahnya sendiri.

6. Ajak Mereka Peduli pada Perasaan Orang Lain

Bantu anakmu memahami bahwa tindakan mereka bisa mempengaruhi perasaan orang lain.

Misal, saat teman mereka sedih karena mainannya rusak, ajak anakmu untuk menghibur. Ini melatih empati mereka.

7. Ajarkan Strategi Mengatasi

Anak seringkali tidak tahu harus berbuat apa saat merasa sedih. Mereka bisa jadi pendiam atau malah mencari perhatian berlebihan.

Ajari mereka strategi sederhana, seperti mengambil napas dalam-dalam atau melakukan hal yang disukai saat merasa sedih.

8. Berikan Kesempatan untuk Merenung

Dorong anakmu untuk mengambil waktu sendiri saat mereka merasa kewalahan. Ajak mereka ke kamar atau tempat yang tenang untuk merenung. Ini bisa membantu mereka menjadi lebih tegar.

Dengan menerapkan tips ini, kita bisa membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang emosional dan mentalnya kuat. Yuk, jadi orang tua yang cerdas!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.