SDIT Harapan Bunda Tegaskan Program SOT untuk Mensinergikan Pendidikan di Rumah dan Sekolah

JATENG.AKURAT.CO, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Harapan Bunda Semarang menggelar halal bi halal dan seminar parenting bertema "Membangun Komunikasi yang Sehat dalam Keluarga".
Kegiatan ini bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Dasar Universitas PGRI Semarang.
Ketua komite SDIT Harapan Bunda, Dr. Joko Suliyanto, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa tema "Membangun Komunikasi yang Sehat dalam Keluarga" adalah bagian dari program berkesinambungan antara lembaga pendidikan dan orang tua murid.
"Kegiatan hari ini diikuti seluruh wali murid yang mencapai 5000-an peserta," ujar Joko Suliyanto, Senin (6/5/2024).
Joko Suliyanto sebagai perwakilan penyelenggara mengatakan permulaan kegiatan tadi sudah dilakukan lomba ranking 1 yang diikuti ibu-ibu paguyuban wali kelas berupa lomna flower boot.
"Kemudian yang terakhir adalah kegiatan seminar parenting," jelasnya.
Kegiatan ini sendiri adalah kelanjutan dari program SOT (Sekolah Orang Tua) untuk meningkatkan kualitas komunikasi guru dan orang tua murid demi terciptanya pendidikan rumah yang baik bagi anak-anak.
"Kami juga sudah membuat sekolah parenting untuk meningkatkan kualitas komunikasi antara orang tua dan murid agar terjadi sinergitas pendidikan dari orang tua di rumah dan guru di sekolah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDIT Harapan Bunda, Innayatur Rohmani SPd menjelaskan kualitas pendidikan baik di rumah dan sekolah harus disinergikan.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik dari Situs Patiayam, “Gudangnya” Fosil Purbakala di Jawa Tengah
"Jadi di SDIT Harapan Bunda memiliko program SOT (Sekolah Orang Tua) yang bertujuan mensinergikan antara orang tua dan guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kita baik di rumah maupun di sekolah," ungkapnya.
Jadi menurut Innayatur Rohmani prigram ini untuk mewujudkan visi pendidikan SDIT Harapan Bunda untuk mencetak generasi akhlawul karimah seperti Rasulullah SAW.
"Maka program SOT ini perlu dijalankan agar kebutuhan pendidikan dasar dari orang tua murid harus diberikan kepada anak-anak, karena pendidikan terbaik itu ada di dalam rumah," tutupnya.
Baca Juga: Inilah 5 Fakta Menarik Tentang Jenang Kudus, Kudapan Legit yang Sudah Ada Sejak 100 Tahun yang Lalu
Materi seminar ini dijabarkan oleh pakar pendidikan orang tua, Arry Handayani yang menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam membentuk suasana rumah idaman melalui komunikasi yang baik agar diteladani anak.
Kemudian pemateri kedua disampaikan oleh rohaniawan Islam, Dimas Ana Fadli yang menyampailam teladan dan sunnah Rasulullah dalam mendidik anak di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






